Kamis, 18 Februari 2016

Senandung Indah Untuk Tiara

Senandung Indah Untuk Tiara Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Musik selalu menemani hari-hariku, ia menempati urutan nomor satu dalam hidupku. Menurutku ga ada musik itu pertanda ga ada kehidupan. Sayangnya suaraku tidak begitu merdu, bisa dibilang suaraku itu pas-pasan.
Tapi aku tetep nekad masuk paduan suara di sekolahku, karena ga ada ekskul lain yang aku suka selain paduan suara.

“Sekolah kita akan mengikuti lomba paduan suara tingkat regional, jadi kalian perlu latihan lebih keras dari biasanya, semangat anak-anak. Buatlah sekolah kita semakin berjaya.”
“Siapppp bu.”
Dia adalah ibu marina, guru kesenian dan pelatih paduan suara. suaranya bagus, dia Juga memiliki metode yang baik dalam mengajar, sehingga dia menjadi guru favorit anak-anak SMA 5.
“Tiara.”
“Iyah bu, hadir.”
“Bisa ibu bicara sebentar?”
Dag dig dug der rasanya. Saat bu marina memanggil namaku. rasa penasaran pun menyelimuti ruang batinku.
“Ara, kamu yang jadi dirijennya yah.”
“Kenapa saya bu? Suara saya tidak terlalu bagus.”
“Ini bukan permasalhan suara ara, tapi kamu memiliki jiwa kepemimpinan yang baik. Kamu mampu mengendalikan mereka, cuma kamu yang bisa.”

Hari itu entah kenapa aku merasa bunga-bunga yang layu itu bermekaran kembali. Anai-anai yang beterbangan itu pun seolah merekat kembali. Dan Suara burung it
... baca selengkapnya di Senandung Indah Untuk Tiara Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Faktor yang mempengaruhi Evolusi

Seorang profesor matematika dari Inggris, Godfrey Harold Hardy dan seorang dokter dari Jerman, Wilhelm Weinberg, secara terpisah memublikasikan analisisnya mengenai keseimbangan gen dalam populasi yang dikenal sebagai Hukum Hardy-Weinberg. 
Hukum Hardy-Weinberg menyatakan bahwa frekuensi alel atau gen dalam populasi dapat tetap stabil dan tetap berada dalam keseimbangan dari satu generasi ke generasi dengan syarat sebagai berikut.
1. Jumlah populasi besar
2. Perkawinan secara acak atau random
3. Tidak terjadi mutasi maju atau balik
4. Tidak ada seleksi
5. Tidak ada migrasi
Frekuensi gen adalah perbandingan antara suatu gen atau genotipe dengan gen atau genotipe yang lain di dalam suatu populasi. Menurut Hukum HArdy-Weinberg perbandingan antara alel A dan a di dalam suatu populasi misalnya, tidak akan berubah dari generasi ke generasi. Jika frekuensi alel A di dalam populasi diumpamakan p, sedangkan frekuensi alel a diumpamakan q, kemungkinan kombinasi spermatozoa dan sel telur (ovum) pada perkawinan individu heterozigot Aa >< Aa adalah (p + q)2 = 1 sehingga p + q = 1 dan p = 1 - q.

Rabu, 17 Februari 2016

Pencetus Teori Evolusi

Evolusi dalam biologi berarti proses pewarisan sifat organisme yang berubah dari generasi ke generasi dalam kurun waktu jutaan tahun. Teori evolusi berusaha memahami faktor-faktor yang mendorong terbentuknya berbagai makhluk hidup yang ada di dunia saat ini. Teori evolusi mempelajari bagaimana spesies baru dapat muncul dari berbagai spesies tumbuhan dan hewan dalam jangka waktu tertentu. Evolusi juga mempelajari bagaimana spesies-spesies yang berbeda dapat memiliki kekerabatan.
Sejak abad ke-6 Sebelum Masehi, banyak ahli yang telah berusaha mengemukakan pendapatnya tentang asal-usul berbagai jenis makhluk hidup yang ada di dunia. Banyak pendapat mereka menjadi fondasi teori evolusi, sepserti berikut :
1. Anaximander (500 SM)
Filsuf Yunani ini sering disebut sebagai evolusionis pertama. Anaximander mempercayai bahwa manusia berevolusi dari makhluk akuatik mirip ikan yang pindah kedarat.
2. Empedocles (495-435 SM)
Empedocles adalah filsuf Yunani yang menyatakan bahwa kehidupan muncul dari lumpur dan tumbuhan, kemudian berubah menjadi hewan. Menurut Empedocles, makhluk hidup pertama memiliki bentuk seperti monster. Bentuk makhluk hidup ini berubah dan memiliki bentuk paling baik yang mampu bertahan hidup. Pemikiran Empedocles ini adalah bentuk dari seleksi alam yang merupakan mekanisme penting dalam evolusi.
3. Erasmus Darwin (1731-1802)
Ia menulis rposa berjudul Zoonomia yang intinya menyatakan kehidupan itu berawal dari asal mula yang sama dan bahwa respons fungsional akan diwariskan kepada keturunannya. Erasmus Darwin adalah kakek dari Charles Darwin.
4. Sir Charles Lyell (1797-1875)
Lyell adalah seorang ahli geologi Skotlandia yang berpendapat bahwa permukaan bumi terbentuk melalui proses bertahap dalam jangka waktu yang lama. Pendapatnya ini bertentangan dengan kebanyakan pada waktu itu yang menganggap bumi masih berusia muda. Lyell menerbitkan teorinya dalam buku Principles of Geology. Hasil karyanya ini mempengaruhi pemikiran Charles Darwin. Lyel menjadi salah satu pendukung Darwin dikemudian hari.
5. Thomas Robert Malthus (1766-1834)
Malthus dalah ahli ekonomi Inggris dengan bukunya Essay on the Principle of Population, yang intinya menyatakan tidak adanya keseimbangan antara penduduk dan bahan makanan. Selanjutnya, muncullah kata-kata yang digunakan oleh Darwin, yaitu perjuangan untuk hidup (strungle for life). 
6. George Cuvier (1769-1832) 
Menyatakan bahwa pada setiap masa diciptakan makhluk hidup yang berbeda. Teori ini disebut katastropisme. 



http://www.homeschoolinglogos.esy.es

Selasa, 16 Februari 2016

Logos

Kulit Ginjal

Kulit ginjal disebut korteks renalis. Korteks renalis tersusun dari sel-sel ginjal atau nefron yang berjumlah lebih kurang satu juta sel. Didalam kulit ginjal terdapat badan Malphigi yang terdiri atas glomerulus dan kapsula Browman. Tahukah kamu yang dimaksud dengan glomerulus dan kapsula Bowman? Glomerulus adalah kumpulan cabang-cabang yang halus atau anyaman pembuluh darah kapiler di bagian korteks, sedangkan kapsula Bowman adalah lapisan yang melingkupi glomerulus, bentuknya seperti cawan dan berdinding ganda. Di korteks terjadi proses penyaringan darah.

http://www.homeschoolinglogos.esy.es


 

Senin, 15 Februari 2016

Cara Kerja Enzim

Banyak enzim yang dapat bekerja bolak balik. Enzim yang dapat mengubah substrat menjadi hasil akhir. Sebaliknya, enzim juga dapat mengembalikan hasil akhir menjadi substrat jika lingkungannya berubah. Contohnya enzim lipase dapat berfungsi sebagai katalisator dalam perubahan lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Enzim lipase juga dapat mengubah kembali gliserol dan asam lemak menjadi lemak (lipid).
Enzim bekerja spesifik, artinya enzim mempunyai fungsi khusus. Untuk perubahan zat tertentu, diperlukan enzim tertentu pula. Jika enzimnya berbeda, hasil akhirnya berbeda pula. Contohnya pada pemecahan rafinosa (suatu trisakarida) yang dilakukan oleh enzim sukrase, akan terurai menjadi melibiosa dan fruktosa. Akan tetapi, apabila dilakukan enzim emulsion, rafinosa akan terurai menjadi sukrosa dan galaktosa.
Cara kerja enzim ada dua macam, yaitu dengan model kunci gembok dan kecocokan terinduksi.
a. Kunci gembok (lock and key) 
Enzim dimisalkan sebagai gembok karena memiliki sebuah bagian kecil yang dapat berikatan dengan substrat. Bagian tersebut disebut sisi aktif. Substrat dimisalkan sebagai kunci karena dapat berikatan secara pas dengan sisi aktif enzim (gembok). Hipotesis ini dibentuk oleh Emil Fisher. 
b. Kecocokan terinduksi (induced fit) 
Pada model ini, penempelan substrat pada sisi aktif enzim akan menginduksi perubahan bentuk sisi aktif enzim menjadi sesuai dengan bentuk substrat. Hipotesis ini dikemukakan oleh Daniel Koshland.
http://www.homeschoolinglogos.esy.es

Enzim

Beberapa reaksi kimia dalam tubuh makhluk hidup terjadi sangat cepat. Hal ini terjadi karena adanya suatu zat yang membantu proses tersebut. Apabila zat ini tidak ada, proses tersebut berjalan lambat atau tidak berlangsung sama sekali. Zat tersebut adalah enzim.
Enzim dapat mempercepat reaksi kimia dengan cara menurunkan energi aktivitas. Energi aktivitas adalah energi awal yang diperlukan untuk memulai reaksi kimia.
Enzim merupakan biokatalisator, yang artinya dapat mempercepat reaksi-reaksi biologi tanpa mengalami perubahan struktur kimia. Menurut Kuhne, seorang ahli yang banyak melakukan penyelidikan tentang fermentasi pada tahun 1878, enzim berasal dari kata en  dan zyme yang berarti sesuatu di dalam ragi.
Berdasarkan penelitian-penelitian selanjutnya, diperoleh kesimpulan bahwa enzim adalah suatu protein. Berdasarkan komponen penyusunnya, enzim dibedakan menjadi enzim sederhana dan enzim konjugasi. Enzim sederhana hanya terdidi dari protein. Enzim konjugasi terdiri dari bagian protein dan struktur tambahan yang tersusun dari bahan non protein. Enzim konjugasi disebut juga holoenzim. Bagian yang berupa protein disebut apoenzim  yang umumnya bersifat termolabil atau tidak tahan panas. Struktur tambahan berbahan nonprotein berfungsi untuk meningkatkan kemampuan enzim berikatan dengan substrat. Struktur tersebut dikenal dengan sebutan kofaktor. 
Terdapat dua tipe kofaktor, yaitu koenzim  jika kofaktor tersebut merupakan senyawa organik nonprotein yang terikat secara nonkovalen dengan sisi aktif enzim. Contohnya vitamin B (B1, B2), NAD (Nikotinamide Adenin Dinukleotida) dan FAD (Flavin Adenin Dinukleotida). Kedua, yaitu gugus prostetik jika penyusun kofaktornya merupakan senyawa anorganik seperti logam dan terikat secara kovalen dengan sisi aktif enzim. Contoh gugus prostetik adalah gugus Fe pada hemoglobin serta Mg, Cu dan K pada klorofil.
http://www.homeschoolinglogos.esy.es

Metabolisme

Metabolisme berasal dari kata metabole (Yunani) yang berarti berubah, Keseluruhan proses kimia yang berlangsung di dalam tubuh organisme disebut metabolisme.
Metabolisme merupakan aktivitas hidup yang selalu terjadi pada setiap sel hidup. Pada metabolisme sel, bahan dan energi diperoleh dari lingkungan sel, yang berupa cairan.
Cairan yang mengelilingi sel disebut cairan ekstrasel. Cairan ini terdiri dari :
1. Gas, terutama O2 dan CO2
2. Ion anorganik (terutama Na+, Cl-, K+, Ca2+, HCO3-, PO4 3-)
3. zat organik, yaitu makanan dan vitamin
4. Hormon
Mekanisme pertukaran zat dalam sel dengan cairan ekstrasel berlangsung melalui lima cara, yaitu difusi, osmosis, transpor aktif, endositosis dan eksositosis. Bahan yang terdapat dalam cairan sel dapat digunakan sebagai bahan baku energi dan dapat pula digunakan untuk membentuk molekul kompleks, seperti lemak, protein, asam nukleat dan karbohidrat.
Metabolisme dapat digolongkan menjadi dua, yaitu proses penyusunan yang disebut anabolisme dan proses pembongkaran yang disebut katabolisme. Kedua macam metabolisme tersebut terjadi secara terus menerus dan satu sama lain saling tergantung secara rumit.
Dengan bahan-bahan (materi)  dari lingkungan, terjadi penyusunan energi dalam tubuh makhluk hidup melalui proses anabolisme. Materi tersebut kemudian dibongkar untuk diubah menjadi energi lain yang diperlukan untuk menjalani aktivitas hidup melalui proses katabolisme. Pada beberapa proses, katabolisme terjadi sebagai sumber energi bagi proses anabolisme. Perubahan-perubahan yang terjadi pada proses anabolisme dan katabolisme dapat dipercepat dengan suatu zat yang disebut enzim.
http://www.homeschoolinglogos.esy.es